dan masih tentang kamu

By - dwi lestari On - Senin, 19 Agustus 2013 3 komentar
~ untuk yang pernah menangis di hadapanku ~

Di kesorean yang semakin hilang
Namun bayang-bayang masih saja tersimpan
Dari kejauhan setitik penerangan meredup meremang
Hingga kau tak tampak lagi di seberang
Bagaimana bisa aku diam dalam tenang
Menyaksikan keheningan yang menyiksakan
Diammu perlahan mangaduk-aduk kecamuk penuh kalut
Mengusir jenuh kebahagian

Dalam kata-kata
Kamu sajak tersirat yang pernah ku tulis dalam nadi
Mengalir mengikuti alur jantung
Entah bagaimana, kini kau jadi racun di tubuh ini
Jantungku enggan berdetak lagi
Tubuh ini kaku membiru
Sudah tanpa suara

Haruskah ada sebuah alasan?
Jika kekuasaan masih saja kau pegang
Menentangpun aku percuma
Ada kalanya yang di inginkan hanya enyah dari butir-butir larasmu
Biar aku tenang dalam alamku

Bersama sobekan khayalan yang masih tentang kamu

3 komentar:

yeni mengatakan...

pengen cari yg baru .. #weh

_onicmonic_ mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
dwi lestari mengatakan...

ah itu alasan aja , haha

Posting Komentar