Keindahan yang Mengalir dalam Kematian

By - dwi lestari On - Kamis, 05 Juli 2012 0 komentar


Induk dari pagi adalah sinar dari ufuk timur, tapi kemudian ia beranak cucu di segala tempat, dingin yang menghangat ; kusebut semua itu!
Tiba- tiba saja sesuatu yang tidak kelihatan melintas... Aku seperti berubah seperti mereka, langkah kakiku terhenti. Engkau tahu bahwa utusan Roh Semesta yang telah memperlakukan aku demikian, menerobos kedalam hati seekor angsa dan mencari di mana letak kesenangannya...

0 komentar:

Posting Komentar