Kebetulan

By - dwi lestari On - Selasa, 03 Juli 2012 0 komentar

Kebusukan dari Buah yang Masak
Kubiarkan kakiku melangkah kemanapun Ia mau. Apa yang kutemukan adalah seorang yang mirip kekasih lamaku, yang jantungnya berdebar ... Apa yang terjadi, beberapa hari ini begitu banyak kebetulan- kebetulan yang menimpaku dan semua itu mendesak untuk lari ke dalam kesendirian. Pesona burung yang meliukkan sayap dan lekukan tubuhnya, menghempasku hingga ke masa lalu. Harus ku latih kemampuanku sekarang untuk menjadi penonton yang paling tinggi atas semua benturan pada jiwa terdalamku di saat ini. Andai tidak aku hanya seperti bola-bola karet yang terombang ambingkan tiada henti oleh gelombang- gelombang lautan jiwa yang tanpa Arah.
Terapung memang jiwaku, tapi siapa yang dapat bertahan dengan ketertarikan eksistensi itu? Aku seperti di usir dari tempat dudukku. Hawa di sekelilingku mendesakku untuk beranjak dari tempat ini, tapi Roh Semesta masih dapat berkelit ;“bukankah ini lingkungan baru untukmu?”, bisiknya.
Dalam hatiku: “keadaan brengsek macam apa ini?”

0 komentar:

Posting Komentar