Cinta dan Ego

By - dwi lestari On - Rabu, 04 Juli 2012 0 komentar

Benci dan cinta saling bertautan. Ketika dekat memmbenci, ketika jauh menyayangi! Mungkin cinta melawan ego untuk mengorbankan tubuh kepada seseorang! Maka timbul sayang, kadang- kadang karena tersadar ego berbicara, lalu kebencian / kebosanan muncul! Apa sesungguhnya kasus kehidupan manusia yang satu ini? Ego adalah cetakan yang lebih terakhir masuk kedalam kehidupan di banding apa yang manusia sebut cinta.... Ego menafsirkan cinta menjadi nafsu, setelah itu cinta kembali bekerja meleburkan ego unutk melahirkan keluguan dan kehidupan. Tapi ego selalu merupakan jiwa utuh seseorang dan ia sangat mungkin tersadar lalu menjadi buta terhadap keluguan dan kepolosan hidup tersebut. Atau sebaliknya, secara tidak sadar bekerja untuk kepolosan hidup yang ditemukannya dalam sebuah kotak kecil yang disebut keluarga...(ya)?

0 komentar:

Posting Komentar